Masa kita telah lalu
Sehelai daun jatuh dari ranting yang segan ditinggalkan
Angin dan hujan merampasnya jatuh ke tanah
Menghilangkan waktu kita bersama
Tetap kutegaskan dalam benakku!
Kita yang telah lalu bersama tak boleh jadi asing.
Begitu banyak kenangan yang telah kita lalui bersama
Kan ku lukis kisah kita dengan tinta hitam bertulis, PURNA
Daun yang jatuh tidak akan membenci angin
Ia berterimakasih, memeluk, nan berkata,
“Sekarang adalah sudah, esok kita buat kerja yang lebih nyata.”
Perlu kalian ingat! Bahwa kami tidak akan melupakan jasa dan pengorbananmu, seperti sang pohon yang tak akan melupakan jasa daunnya.
Yang diharap berakhir nyata
Menjadi satu dalam kehangatan
Ditengah riuhnya persoalan
Lebatnya daun akan gugur seiring waktu
Namun tak lekang oleh kita yang tetap satu
Daun yang jatuh akan membenci angin
Tidak, ia hanya berusaha tegar
Dihujani, diterpa, ditumpu, diinjak, didamba
Ingatkah hari itu
Kita berjuang bersama
Untuk tujuan yang sama.
Semuanya akan tetap terkenang
Bersama, tumbuh dan berkembang
Berharap berpisah takkan ada makna
Karena akan ada waktu yang selalu jadi jawabannya
Untuk kita selalu bersama.
Sekarang selesai sudah tugas kalian. Terimakasih telah mau memegang tanggungjawab yang besar dan terimakasih atas kerja sama yang baik.
Kalian tidak tergantikan hanya saja harus ada penerus perjuangan. Sekarang adalah giliran adik-adik kalian untuk jadi penerus perjuangan .
Semangat untuk amanah yang telah diamanahkan
Lakukanlah yang terbaik untuk Gugus Latih Ekonomi
Kerja sama, kebersamaan harus selalu dipupuk layaknya menjaga persaudaraan
Kebersamaan sebagai permulaan dari sebuah langkah baru
Demi kemajuan untuk mencapai keberhasilan
Hal berat maupun ringan hadapi secara beriringan
Lelah, bosan jangan dijadikan kepasrahan
Kita ini para penerus perjuangan
Penerus generasi kepramukaan
Bersama menguat, Bersama berjuang, Bersama kita keluarga.
Manusia merancang dengan cita-cita
Tetapi Allah merancang dengan cinta-Nya
Berikanlah yang terbaik dimanapun posisimu berada sekarang
Bekerja keras dengan sepenuh hati, sampai titik penghabisanmu
Lalu, serahkan hasilnya kepada yang Maha Merancang.


