Jumat, 25 Desember 2020

SANDI KOTAK


v SEJARAH SANDI KOTAK

Ø  Pada tahun 3000 SM era kerajaan Babilonia, para arkeolog menemukan tulisan cuneiform. Tulisan berupa kode rahasia ini ditulis di atas kepala seorang budak yang telah dicukur dan ditempatkan sampai rambut budak tersebut tubuh kembali. Jika telah tumbuh barulah pesan ini disampaikan pada si penerima.

Ø  Adapun serang kaisar bernama Julius Caesar membuat sandi dnegan cara sistem loncat dalam huruf romawi. Misalnya jika ia ingin menuliskan huruf A maka ditulis menjadi F, dari lA loncat lima huruf menjadi F dan seterusnya sampai menjadi kalimat.

v  FUNGSI SANDI KOTAK

Ø  Sandi dalam kegiatan pramuka kerap digunakan ketika tengah melakukan kegiatan rutin pramuka, hiking, camping, permainan. Tujuannya untuk melatik para penggerak pramuka untuk membnagun kerjasama, ketelitian, dan masalah yang dihadapi.

Ø  Selain itu sandi-sandi kotak ini yang fungsinya mengkode suatu kata, dapat anda gunakan dalam kegiatan sehari-hari atau sekedar untuk bermain pesan tersembunyi bersama teman.

 

v  SANDI KOTAK

Ø  Dinamakan sandi kotak karena huruf-huruf yang menjadi kode terdapat dalam sebuah kotak yang berbentuk menyilang dan verttikal horizontal yang terdiri dari sembilan kotak.

Ø  Huruf a sampai r berada di dalam kotak vertikal horizontal dengan susunan menyamping mulai dari kotak 1 ab, 2 cd, 3 ef, 4 gh, 5 ij, 6 kl, 7 mn, 8 op, 9 qr. Adapun st, uv, wx, dan yz berada pada kota dengan bentuk menyilang.\

Ø  Masing-masing dalam kotak vertikal horizontal terdiri dari dua huruf.

Ø   Bedanya terletak pada titik yang menyertai huruf kedua dari setiap kotak.

Ø  Misal ab, maka titiknya berada di titik b. Begitu pun pada kotak menyilang.

Ø  setiap kotak terdiri dari dua huruf dengan satu titik di huruf keduanya. Misal st, maka titik berada pada huruf t.

Ø  Penggunaan sandi kotak satu adalah dengan cara memecah kotak-kotak baik yang berbentuk vertikal horizontal maupun menyilang.

Ø   Jika akan menggunakan huruf a, karena a berada di kotak pertama, maka anda dapat membentuk garis siku-siku.

Ø  Adapun b, karena ia bergandengan dengan a, maka gambar garis siku-siku dengan titik di dalamnya.


Penulis 


Bunga Nadia Taruni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar