v SEJARAH
SANDI KOTAK
Ø Pada
tahun 3000 SM era kerajaan Babilonia, para arkeolog menemukan tulisan
cuneiform. Tulisan berupa kode rahasia ini ditulis di atas kepala seorang budak
yang telah dicukur dan ditempatkan sampai rambut budak tersebut tubuh kembali.
Jika telah tumbuh barulah pesan ini disampaikan pada si penerima.
Ø Adapun
serang kaisar bernama Julius Caesar membuat sandi dnegan cara sistem loncat
dalam huruf romawi. Misalnya jika ia ingin menuliskan huruf A maka ditulis
menjadi F, dari lA loncat lima huruf menjadi F dan seterusnya sampai menjadi
kalimat.
v FUNGSI
SANDI KOTAK
Ø Sandi
dalam kegiatan pramuka kerap digunakan ketika tengah melakukan kegiatan rutin
pramuka, hiking, camping, permainan. Tujuannya untuk melatik para penggerak
pramuka untuk membnagun kerjasama, ketelitian, dan masalah yang dihadapi.
Ø Selain
itu sandi-sandi kotak ini yang fungsinya mengkode suatu kata, dapat anda
gunakan dalam kegiatan sehari-hari atau sekedar untuk bermain pesan tersembunyi
bersama teman.
v SANDI
KOTAK
Ø Dinamakan
sandi kotak karena huruf-huruf yang menjadi kode terdapat dalam sebuah kotak
yang berbentuk menyilang dan verttikal horizontal yang terdiri dari sembilan
kotak.
Ø Huruf
a sampai r berada di dalam kotak vertikal horizontal dengan susunan menyamping
mulai dari kotak 1 ab, 2 cd, 3 ef, 4 gh, 5 ij, 6 kl, 7 mn, 8 op, 9 qr. Adapun
st, uv, wx, dan yz berada pada kota dengan bentuk menyilang.\
Ø Masing-masing
dalam kotak vertikal horizontal terdiri dari dua huruf.
Ø Bedanya terletak pada titik yang menyertai
huruf kedua dari setiap kotak.
Ø Misal
ab, maka titiknya berada di titik b. Begitu pun pada kotak menyilang.
Ø setiap
kotak terdiri dari dua huruf dengan satu titik di huruf keduanya. Misal st,
maka titik berada pada huruf t.
Ø Penggunaan
sandi kotak satu adalah dengan cara memecah kotak-kotak baik yang berbentuk
vertikal horizontal maupun menyilang.
Ø Jika akan menggunakan huruf a, karena a berada
di kotak pertama, maka anda dapat membentuk garis siku-siku.
Ø Adapun
b, karena ia bergandengan dengan a, maka gambar garis siku-siku dengan titik di
dalamnya.
Penulis
Bunga Nadia Taruni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar