A. Sejarah singkat Pramuka
Bapak pandu Dunia atau Baden Powell dilahirkan di London Inggris pada 22 Februari
1857. ketika lahir beliau diberi nama Robert stephenson smyth Powell. Sejak kecil Baden
Powell terkenal dengan anak yang cerdas, gembira dan lucu. Beranjak dewasa, baden-powell
kemudian bergabung dengan militer Inggris. Pengalaman-pengalaman yang ia alami ditulis
dalam bukunya yang berjudul Aids to scouting. Untuk menguji semua ide yang tertuang dalam
buku tersebut, pada tanggal 25 September sampai dengan 2 Agustus 1907 diadakan
perkemahan yang diikuti oleh 22 remaja laki-laki. Perkemahan ini dilaksanakan di brownsea
island Inggris. Sejak perkemahan inilah, baden-powell semakin serius untuk mengembangkan
gerakan kepramukaan.
Perkemahan tersebut ia adakan sebagai cara membina kaum muda di Inggris yang
terlibat dalam kekerasan dan tindak kejahatan. kemudian pada tahun 1908 Powell menulis buku
tentang prinsip dasar kepramukaan dengan judul Pramuka untuk laki-laki ( scouting for boys
). pada tahun 1912 dengan bantuan Agnes, adik perempuannya maka terbentuklah organisasi
Pramuka untuk wanita dengan nama “ Girl Guides “. Kemudian pada tahun 1916 didirikanlah
kelompok Pramuka siaga dengan nama CUB ( anak singa ). pada tahun 1918 Powell kembali
membentuk Rover Scout yaitu organisasi Pramuka yang ditujukan bagi mereka yang telah
berusia 17 tahun. 4 tahun kemudian tepatnya tahun 1922 Powell menerbitkan buku dengan
judul Revering to success. Dan pada tahun 1920 dilaksanakan jambore di dunia untuk pertama
kalinya.
B. Dwisatya dan Dwidarma
1. Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
- Setiap hari berbuat kebaikan
- Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya
- Siaga itu berani dan tidak putus asa
C. Lambang Gerakan Pramuka Indonesia
Lambang gerakan Pramuka di Indonesia yaitu tunas kelapa, yang memiliki makna :
- Pohon kelapa dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, yang memiliki arti bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
- Pohon kelapa dapat bertahan lama dalam keadaan apapun, yang berarti anggota pramuka memiliki tekad yang kuat dalam menghadapi segala ujian.
- Pohon kelapa dapat tumbuh dimana saja, yang memiliki arti bahwa anggota pramuka bisa menyesuaikan diri di dalam masyarakat.
- Pohon kelapa tumbuh menjulang lurus ke atas, yang memiliki arti bahwa anggota pramuka memiliki cita-cita yang tinggi.
- Akar kelapa tumbuh kuat ke bawah, yang berarti bahwa anggota pramuka memiliki tekad kuat dalam mencapai cita-citanya tersebut.
- Kelapa pohon serba guna, yang memiliki makna bahwa anggota pramuka harus membuktikan diri dan dapat berguna bagi masyarakat.
D. Menyebutkan identitas diri dan keluarga
• Anggota pramuka siaga diharapkan dapat menyebutkan identitas diri berupa : nama,
tempat dan tanggal lahir, umur, hobi, sekolah, dan cita – cita.
• Anggota Pramuka siaga diharapkan menyebutkan identitas anggota keluarga seperti
ayah, ibu, kakak, dan adik.
E. Perbuatan Baik dan Buruk
Seorang anggota pramuka harus memiliki sifat dan karakter yang baik.
• Contoh perbuatan baik di lingkungan sekolah
a) Membuang sampah di tempat sampah.
b) Bersikap jujur saat membeli jajan dikantin.
c) Mengikuti kegiatan pembelajaran dikelas dengan tertib.
• Contoh perbuatan tidak baik ( buruk ) di lingkungan sekolah
a) Mencontek saat ujian.
b) Merusak lingkungan sekolah dengan mencoret – coret tembok.
c) Tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
d) Membantah guru dan suka bertengkar dengan teman.
• Anggota pramuka siaga diharapkan dapat menyebutkan contoh perbuatan baik dan
tidak baik di lingkungan sekolah dan lingkungan rumah.
Penulis
Yeni Romadona
Tidak ada komentar:
Posting Komentar